Bertemu Dengan Erwin Dimas, AMMI Inhil Gali Informasi Mantan Bupati Bakir Ali 

KILASRIAU.com – Dalam kunjungan Dr. Erwin Dimas, SE., DEA., MSI, ke kabupaten Indragiri Hilir, Anak Muda Milenial Indonesia (AMMI) kabupaten Indragiri Hilir langsung menyempatkan diri untuk menemui sosok yang disebut putra daerah Inhil yang sekarang sedang menjabat di Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan, Senin (16/5/22).

AMMI Inhil juga coba menggali informasi tentang kepemimpinan mantan Bupati Inhil, Bakir Ali di era 1980 an yang konon kabarnya di masa tersebut banyak buah karyanya dinikmati oleh masyarakat hingga kini.
 
"Selaku anak muda yang lahir di era millenium memiliki jarak dengan masa kepemimpinan pak Bakir Ali, dan tidak ada salahnya kami ajak beliau bernostalgia ke masa lalu dan sambil menggali informasi karya Bapak Bakir Ali," ucap Sekjen AMMI Inhil, Sapriyansah, Senin (16/5/2022). 

Sapriyansah mengatakan, perlunya mengetahui karya kepemimpinan masa lalu agar ada bentuk apresiasi terhadap perjuangan membangun Indragiri Hilir dan juga menjadi tolok ukur perkembangan daerah dari masa ke masa. 

Selain itu, kata Sapriyansah, kepemimpinan sekarang bisa mempelajari kembali sukses di masa lalu untuk mencapai sukses kembali di masa kini. "Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya, poin yang paling penting adalah setiap masa dan orang ada yang diperbuatnya. Kita wajib tau masa siapa yang paling banyak diperbuat dan itu patut dijadikan tolok ukur untuk membangun daerah," ungkapnya.

Sementara itu, menurut Erwin Dimas, di era mantan Bupati Inhil Bakir Ali penggagasan pembangunan yang masih tampak sampai sekarang salah satunya rumah dinas Bupati Inhil yang ditempati sekarang merupakan buah karya era ayahnya memimpin Indragiri Hilir.

"Rumah dinas Bupati Inhil yang sekarang Alhamdulillah kami sekeluarga yang pertama mendiami," ujarnya, Senin (16/5/2022).

Selanjutnya, Erwin juga menceritakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri, akses jembatan merupakan bagian dari pembangunan di era 1980an dan struktur bangunannya masih ada meskipun sekarang sudah nampak agak tua.

"Saya sempat ke RSUD Puri Husada melihat-lihat ternyata masih ada karya bapak, untuk PDAM Tirta Indragiri juga masih ada dan saya perhatikan mesinnya masih yang pertama sekali (belum ada pergantian, red) kemudian yang nampak sekali yakni jembatan, kontruksi tersebut juga masih pembangunan era bapak dan masih dimanfaatkan oleh masyarakat meskipun tampak sudah ada yang kurang layak," tukasnya.

Terakhir, terkait dengan fasilitas yang vital di Inhil ia tetap akan berupaya menyuarakan di pusat dan mendapatkan perhatian khusus untuk kelanjutan pembangunan. "RSUD Puri Husada sudah ada dibantu oleh pemerintah pusat bersamaan dengan pembangunan gedung perpustakaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dan tahun ini pusat telah membantu untuk perbaikan PDAM Tirta Indragiri. Semoga bantuan dari pemerintah pusat ini bisa dimaksimalkan oleh pemerintah daerah dan bisa dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.


Baca Juga